IBTIKAR BULETIN EDISI 10: PALESTINA KEMBALI MENGETUK PINTU KEIMANAN

Allah SWT berfirman:

سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Mahasuci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (Q.S Al-Isra : 1)

Maka sangat jelas, ayat tersebut menandakan betapa mulia dan agungnya kedudukan tanah Palestina. Bahkan Masjidil aqsa menjadi kiblat pertama kaum muslimin sebelum akhirnya berubah ke arah ka’bah. Namun sudah sekian lamanya tanah Palestina dijajah. Dengan mudahnya mereka membombardir sekolah, gedung-gedung, bahkan rumah sakit. Jutaan nyawa telah mereka hilangkan. Perilaku tak berperikemanusiaan mereka bukan semakin reda, namun semakin menjadi hari demi hari. Ratapan anak-anak kecil tak mereka hiraukan sedikitpun. Serangan zionis Palestina yang belum ada ujungnya ini semakin mengoyak hati. Yahudi terus mengkalim tanah Palestina dengan berbagai tindakan kekerasan dan penyerangan.

Lalu masihkah mata hati kita tertutup, tak peduli seolah mereka bukan siapa-siapa kita. Menutup telinga seakan bosan berita dipenuhi oleh kabar mereka ?. Mengapa masih banyak yang bertanya untuk apa kita ikut update akan berita Palestina ? Untuk apa kita peduli atas mereka ?

Sudah seharusnya iman kita terketuk melihat saudara kita tengah berjuang.Terlebih kita sebagai kaum muslimin tidak ada alasan untuk tidak berada di garda terdepan dalam membela mereka. Karena kaum muslimin sedunia merupakan saudara seiman kita. Tidak mungkin kita bungkam atas tindakan musuh kaum muslimin yang menjajaki tanah milik saudara kita yaitu Palestina.

Bantuan sekecil apapun itu akan sangat berarti bagi mereka. Jika belum mampu, setidaknya do’a-do’a senantiasa kita langitkan

Dan semoga kabar tentang palestina tidak melintas begitu saja di telinga dan mata kita, akan tetapi kita juga mampu membantu mereka dalam bentuk usaha dan bantuan sekecil apapun itu.

Penduduk gaza melatih diri untuk tetap kuat dalam kenestapaan. Keberanian ada di dalam hati mereka. Mari kita kuatkan. Semoga Allah menangkan. Aamiin

Wallahu a’lam bishawab.

Oleh: Safira Faradiyah Anwar, S.Pd (Guru PAI dan Ismuba)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top