IBTIKAR BULETIN EDISI 18: TERUSLAH SEMANGAT DALAM BELAJAR

Belajar dan terus menuntut ilmu merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Lalu bagaimana teladan ulama dalam hal semangat belajar?

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلاَ تَعْجِزْ

“Semangatlah dalam hal yang bermanfaat untukmu, minta tolonglah pada Allah, dan jangan malas (patah semangat).” (HR. Muslim no. 2664).

Imam Nawawi mengatakan tentang hadits di atas, “Bersemangatlah dalam melakukan ketaatan pada Allah, selalu berharaplah pada Allah dan carilah dengan meminta tolong pada-Nya. Jangan patah semangat, yaitu jangan malas dalam melakukan ketaatan dan jangan lemah dari mencari pertolongan. ” (Syarh Shahih Muslim, 16: 194).

 Ada tiga cara agar diri kita tidak kendor serta terus semangat dalam belajar :

1- Semangat untuk meraih ilmu yang bermanfaat. Ketika seseorang mendapatkan hal yang bermanfaat tersebut, hendaklah ia terus semangat untuk meraihnya.

2- Meminta tolong pada Allah untuk meraih ilmu tersebut.

3- Tidak patah semangat untuk meraih tujuan.

Lihat saja bagaimana semangat para ulama. Ketika Imam Ahmad bin Hambal masih usia beliau, terkadang ia sudah keluar menuju halaqoh para ulama sebelum Shubuh. Ibunya saat itu mengambil bajunya dan mengatakan -sebagai tanda sayang pada Imam Ahmad-, “Tunggu saja sampai suara adzan dikumandangkan atau tiba waktu Shubuh.”

Coba perhatikan, Imam Ahmad sebelum Shubuh saja sudah bersiap-siap untuk belajar, sedangkan mata kita saat itu masih sulit untuk bangkit dari tidur yang nyenyak!

Subhanallah! Luar biasa semangat dalam belajar.

Bandingkan dengan kita yang terus malas-malasan bahkan mungkin kita tidak pernah mengenal begadang dalam menimba ilmu Islam?

Belajar dari kisah para orang sholeh, jika kita tidak mau terus belajar dan meng-upgrade pengetahuan kita, lalu hanya mencukupkan pada kemampuan hari ini saja, maka kita akan tertinggal.

Teruslah belajar dan niatkan karena Allah.

Semoga Allah senantiasa memberi taufik agar tetap semangat belajar dan menuntut ilmu.

Oleh: Retno Kusbariati, S.Pd

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top